10 Jajanan Favorit di Bandung Dari Dulu Sampai Sekarang, Ada Kesukaan Kamu disini?

Bandung sekarang ini banyak punya kuliner-kuliner baru, ada yang datang dan pergi, meledak lalu menghilang, ada juga yang tetap bertahan mencoba menjadi legenda kayak 10 jajanan favorit ini.

Dari jaman nenek-kakek kamu masih pacaran sampai sekarang giliran kamu yang pacaran *eh* jajanan ini masih eksis diburu loh sama fans setianya walau tempatnya hanya sekedar gerobak atau toko tua di sudut jalanan kota Bandung. Biasanya jajanan ini fansnya turun temurun dari generasi ke generasi, entah citarasanya yang melekat di lidah, atau justru cerita-ceritanya yang bikin jajanan ini ‘ngangenin’.

1. Kue Balok Kang Didin

“Waktu Indonesia baru merdeka, kakek nenek kita makan ini loh” , Ada yang diceritain gini gak? Haha. Bisa jadi looh, soalnya Kue Balok Kang Didin ini udah berdiri sejak sekitar tahun 1950. Kue Balok yang buka 24 Jam di Jl. Abdurahman Saleh ini punya ciri khas adonan padat topping melimpah dan dipanggang dengan arang atas bawah.

2. Toko Roti & Kuweh “Sidodadi”

Toko Roti legendaris di Jl. Otto Iskandar Dinata / Otista 255 ini terkenal dengan roti isinya yang berpuluh-puluh jenis. Beda dengan roti modern yang di mall-mall, roti Sidodadi ini adonannya padat. Makan 1 pun kenyang 🙂 Favoritnya roti Horn yang berbentuk kerucut dengan isian fla tepung yang gak kalah padat.

3. Kue Carabikang Sidodadi

Jajanan bulat-empuk ini ada di selasar Toko Sidodadi. Tadinya flat, tapi begitu diangkat dari wajan, punggung kue langsung ditekan sampai bagian depannya mekar. Mmm~ paling enak disantap panas-panas~ Favorit mimin yang warna hijau, ada aroma pandan asli 🙂

4. Kue Putu Pisang

Masih dari Jalan Otista (Antara Dalem Kaum dan Kepatihan), kita tertarik dengan suara “tuuuuut~~~” melengking khas kukusan Putu. Ternyata ini putu pisang, salah satu jajanan yang mulai langka. Bedanya dengan putu biasa, putu disini bentuknya kayak surabi, diatasnya ada potongan pisang lalu disajikan dengan taburan parutan kelapa.

5. Gorengan mini

Kalau yang ini cemilan favorit kalau mimin A anter belanja-belanja ke Pasar Baru, biar gak rewel di angkot biasanya dibeliin gorengan seukuran ruas jari ini 😀 Combro, Cireng, Onde-onde, Pastel, bahkan Molen pun dipilin sampai kecilll banget. Kerasanya jadi gak terlalu ‘bersalah’ karena minyaknya gak banyak. Tapi bahayanya bikin gak berenti ngemil 🙂 Pst, ondenya enak banget loh! Lokasinya ada di belokan Jalan Pasar Barat dekat jembatan.

6. Es Durian Ketan 

Yap, es durian pinggir jalan ini kalau dipikir-pikir bukan “es durian seutuhnya” karena dominan rasa kelapa dengan aroma durian dan topping ketan plus susu cokelat, tapi kombinasi inilah yang bikin rasanya ngangenin dan harganya pun murah 😀 Cuma 5ribu/cup, bisa nambah juga kalau mau pakai durian asli tinggal request~ Biasanya beli di Jl. Otista dekat Pempek Faisal (perempatan Kalipah Apo)

7. Surabi Sunda, Cipta Rasa

Kalau yang ini udah mulai mengikuti jaman pakai topping-topping selai dan meses warna-warni. Tapi tetep jagoannya mah Surabi Oncom Telur pakai irisan cabe domba, ntaps!

8. Cimol dan Cimol Criux

Penggemar aci-acian kayak mimin pasti doyan dong makan cimol alias aci dikemol ini? Teksturnya yang bulat-empuk-kopong ini bikin gak berhenti ngunyah apalagi ditabur bumbu bawang yang juara gurihnya. Sekarang ada inovasi baru namanya Cimol Criux.

“ini teh cimol biasa tapi sama ibu di-bejet-bejet terus digoreng, jadi kriuk neng”

Walaupun berasal dari adonan yang sama, tapi karena terlalu criux, mimin lebih suka yang versi bulet-bulet enyoy deh 😀

9. Basreng, Sotong dan Basmut

Ngomongin yang bulet-bulet enyoy kemarin mimin jajan ke gerobak tahu bulat di Halte Damri Elang. Tapi karena bosen tahu bulat mimin coba 3 gorengan lainnya, yang panjang itu Sotong khas Tasik rasanya enak, gak kayak otak-otak, lebih empuk juga. Kalau yang mekar itu Basreng (baso ikan goreng), nah yang kecil ini lagi ngehits : Basmut (Baso Imut). Rasanya mirip basreng tapi ukurannya memang imut, one bite size kalau bahasa kerennya, hihi. Udah coba?

10. Tahu Gejrot

Makanan yang satu ini emang bukan asli Bandung, tapi keberadaannya yang ada dimana-mana menandakan warga Bandung suka sama rasanya yang manis pedas ini 😀 Salah satu favorit kita di Superindo Rajawali karena dekat basecamp kita.

Nah dari 10 jajanan ini favorit kamu yang mana hayooo?

Walaupun banyak kuliner baru di Kota Bandung, yang lama jangan sampai lupa yaa. Yuk jajan jajanan Bandung:D

See you!

Iklan

Ditulis oleh

Indonesian Food Blogger Based in Bandung. Two person who passionate about culinary, photography and blogging :) Read more at About Us