Foodnotebdg’s Secret Date : Back to Nature at Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Dago Pakar)

tahhuuu

Menjelang bulan Februari jadi banyak yang nanyain tempat nge-date di Bandung nih (padahal masih Januari guys, kalian prepare banget! :D). Kalau dipikir-pikir, emang sih mimin A dan mimin P jalan-jalannya kebanyakan waktu on duty ngereview, tapi kita juga sering tiba-tiba jalan ke suatu tempat tapi cuma diposting di IG pribadi aja *biar rahasia* 😀

Nah, karena momennya lumayan tepat, kita mau ceritain beberapa “secret date” dengan kejadian-kejadian realistis (?), kelihatannya romantis (?) padahal miris. Plus ada info lengkap, budget dan tips-tips ngedate + sekilas review Armor Kopi di Taman Hutan Raya (Tahura) ini. *NB : bakal ada penampakan mimin-mimin di bawah ini, gapapa ya sekali-kali muncul :p*

Motivasi nge-date di Tahura

tahhu
Pepohonan rimbun di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Waktu itu kita pergi hari Senin sekitar jam 9 pagi, ternyata perjalanan cukup lancar walaupun pakai mobil. Cuacanya juga cerah dengan sinar matahari yang cukup terik. Selama perjalanan, kita udah punya rencana mau jalan-jalan dan foto-foto. Tapi….sebenarnya alasan mimin A ngajak ngedate kesini selain refreshing adalah buat beli cireng bumbu rujak di Armor Kopi. Kayaknya asik gitu makan cireng kesukaan mimin A ditengah hutan~ yeay ❤

Tiket Masuk

tahhuuu
Patung Bapak Ir. H. Djuanda

Gak lama, sampailah kita di gerbang masuk parkiran Tahura (sempet mundur soalnya gerbangnya kelewat). Tiket masuk untuk wisatawan domestik sebesar Rp 10.000/orang, terus biaya parkirnya Rp 5.000/motor dan Rp 10.000/mobil, jadi totalnya kita harus bayar Rp 30.000.

Tapi……karena terlalu excited, mimin A lupa ngingetin mimin P buat ambil uang di ATM!! Untung di dompet masih ada Rp 50.000, jadi masih bisa beli cireng lah (pikir mimin A saat itu).

Waktu turun dari mobil cuacanya astaga panas banget mataharinya gak pake filter. Tapi begitu masuk dua langkah ke dalam hutan…..wushhh~ angin pagi segar langsung berhembus. Kita langsung berhenti sejenak buat menghirup udara dalam-dalam. Haa~ 😀

tahura

Recommended Spot

Kalau masuk dari parkiran mobil, rute jalan-jalannya bisa menyebrang sungai lewat jembatan setelah Armor Kopi, terus ikutin jalan setapak ke kiri ke arah taman tengah hutan. Ada beberapa bangku dan bungalow untuk bersantai tapi sebagian besar kondisinya penuh sampah yang ditinggal pengunjung gak bertanggung jawab 😦 Untungnya kita nemu satu bangku panjang yang bersih dekat sangkar burung dan taman tengah.

Tempatnya lumayan teduh dengan view danau yang tertutup pepohonan. Disini kita stay cukup lama sambil foto-foto diiringi suara serangga, burung dan suara bisik-bisik daun yang tertiup angin~

12298804_760633807415236_829350272_n
all you need is tripod~

Karena kita udah pernah main ke Goa Belanda dan Goa Jepang, kali ini setelah cape foto-foto kita langsung merapat ke Armor Kopi *yeaaah, cireeeng~!* 🙂

Armor Kopi

tahurrraa
Armor Kopi (singkatan dari : Arabica Multi Origin) kalau Weekday super peaceful~ 😀

Sesuai harapan kita, kalau weekday suasananya lebih damai, cuma ada beberapa kru yang lagi bertugas foto pre-wedding (orang lain ya bukan kita *eh* :p)

Pas masuk ada daftar menunya di papan tulis yang digantung di langit-langit, dan jreng! Cireng rujaknya harganya Rp 30.000 ;____; porsi rame-rame dan gak bisa beli setengah porsi. Apalah daya kita, cuma dateng berdua, yang suka cireng cuma satu orang dan uang di dompet tinggal 20 ribu. #fail

Oke fine gak keren kalau langsung pulang, akhirnya mimin A pesen Teh Cascara, teh yang terbuat dari olahan kulit kopi yang katanya berkhasiat buat kesehatan tubuh (dan dompet karena harganya dibawah 10ribu, masih cukup buat bayar parkir nanti).

taaahuu
Teh Cascara

Teh Cascaranya unik walaupun gak terlalu harum kopi. Pas seduhan terakhir wuh, pahitnya awet :p

tahuraa
gagal-beli-cireng-face
tahuuu
sukurin-ga-jadi-beli-cireng-face

Bener kata yang dibilang, Armor Kopi ini tempatnya cozy banget, cahayanya bagus buat foto-foto. Terus tanahnya ditutup semacam batu-batuan kecil, jadi gak becek dan gak berlumpur. Disini kamu juga bisa pilih duduk dengan view hutan kayak spot foto kita atau bisa duduk menghadap danau 😀

TIPS

-Siapkan budget IDR 25.000-IDR 70.000 CASH berdua (tergantung mau ngopi/jajan atau nggak), karena disini tidak ada ATM, tidak menerima non-tunai

-Datang sekitar jam 6-9 pagi sebelum matahari terlalu terik

-Banyak lokasi jalan-jalan yang menarik buat dijelajahi dan bagus buat foto-foto kayak jembatan merah, Goa Jepang & Belanda, Curug (air terjun), dan beberapa area yang ada populasi monyet dan kancilnya 🙂

-Untuk kuliner khas Taman Hutan Raya ada beberapa stand bajigur, jagung bakar dan makanan lainnya di dekat Goa Belanda

-Terakhir, buat yang mau beli cireng rujak di Armor Kopi, prepare budget IDR 30.000 ya :’D

Setelah ini kita masih ada rencana secret date lainnya~ Punya rekomendasi? Feel free to place your comment below 😀 atau bisa kontak kita di LINE@ : click here dan WA 0812-1488-1786.

See you~!

XOXO,

@foodnotebdg

 

Iklan

Ditulis oleh

Indonesian Food Blogger Based in Bandung. Two person who passionate about culinary, photography and blogging :) Read more at About Us